Bagaimana dan Dimanakah Arah Kebijakan Pendidikan Gorontalo Utara saat ini,?

Berbicara tentang kebijakan tentu kita semua sepakat bahwa Kebijakan adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak . 

Istilah ini dapat diterapkan pada pemerintahan, organisasi dan kelompok sektor swasta, serta individu dan karena Kebijakan berbeda dengan peraturan dan hukum maka focus kita kali ini hanya pada lingkup Pendidikan bagian dari organisasi perangkat daerah dan lebih khusus Dinas Pendidkan Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo.

Kajian demi kajian dilakukan oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dan lebih utama analisis seorang Kepala Dinas Pendidikan yang sudah tentu menjadi tolak ukur eksekusi kebijakan dilingkup yang diberi amanah tugaskan oleh Kepala Daerah kepada seorang Kepala Dinas, hal ini sangat penting adanya.

Karenanya Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara tertarik dengan konsep pendekatan Multidisipliner diera digital dan tantangan global saat ini dengan focus kajian dan Pendekatan Multidisipliner.

Pendekatan Multidisipliner yang dilirik saat ini yakni menggunakan pendekatan dalam pemecahan suatu masalah dengan menggunakan berbagai sudut pandang banyak ilmu yang relevan. 

Sehingga pendekatan Multidisipliner merupakan penggabungan beberapa disiplin iilmu untuk bersama-sama mengatasi masalah tertentu.

“Sebagaimana dikutip Ana Nadia Abdah, Melsen menyatakan bahwa multidisipliner berarti kerjasama antara ilmu pengetahuan yang masing-masing tetap berdiri sendiri dan dengan metode sendiri sendiri”

Demikian juga Kaelan juga menjelaskan bahwa;

“Multidisipliner merupakan interkoneksi antarsatu ilmu dengan ilmu lain, namun masing-masing bekerja berdasarkan disiplin dan metodenya sendiri”

Maka pendekatan multidisipliner ini, diharapkan dapat menjadi solusi pemecahan suatu masalah dengan menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang banyak ilmu yang relevan sehingga pijakan langkah konkrit yang diambil dalam sebuah putusan searah dengan perkembangan zaman digital era milenial dan tantangan global saat ini.

Adapun harapan Pendekatan multidisipliner ini yaitu dapat menekan persentase problematika pendidikan melalui tinjauan multiperspektif ilmu yang terkait dengan beragam masalah dilingkup pendidikan.

Olehnya, Dinas Pendidikan Gorontalo Utara melalui Kandidat Doktor Irwan A. Usman, M.Pd dan juga selaku Kepala Dinas berupaya keras dan tegas dalam pengambilan sikap Pendidikan lebih baik kedepannya sehingga salah satu upaya brilian saat ini yakni melaksanakan giat perpaduan keilmuan diberbagai bidang dengan mengandeng Civitas Akademika Universitas Negeri Gorontalo melalui “Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran Berbasis Multidisipliner Pendidikan dalam kompleksitas problematika global”

Menurut, “Ramsan Sinaga, Spd, MSc” bahwa ; “Di era globalisasi saat ini, sektor pendidikan dituntut untuk mampu berperan penting dalam mencerdaskan masyarakat dan bangsa, serta mendukung peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan unggul.

Harus diakui bahwa posisi Indonesia di tingkat dunia dari segi sistem dan kualitas pendidikan masih jauh dari peringkat terbaik. 

Masih perlu banyak pembenahan. Berdasarkan data yang dipublikasi oleh World Population Review, pada tahun 2021 lalu, Indonesia masih berada di peringkat ke-54 dari total 78 negara yang masuk dalam pemeringkatan tingkat pendidikan dunia.

Sambung Sinaga; Meski tidak terlalu bagus, setidaknya posisi tersebut naik satu peringkat dari tahun sebelumnya, 2020 yang ada di peringkat ke-55. 

Tapi Indonesia masih kalah unggul dan berada di posisi ke-4 jika dibandingkan dengan sesama negara yang berada di kawasan Asia Tenggara yakni Singapura di peringkat 21, Malaysia di peringkat 38, dan Thailand di peringkat 46. 

Namun masih lebih baik dibandingkan, dengan beberapa negara Asia Tenggara yang sistem dan kualitas pendidikannya yang masih berada di bawah Indonesia, seperti Filipina di peringkat 55, Vietnam di peringkat 66, dan Myanmar di peringkat 77.

Mengapa demikian,?

Karena Perjalanan pendidikan secara nasional saat ini sering dihadapkan dengan banyak permasalahan, mulai dari angaran pendidikan, kurikulum, fasilitas, sarana dan prasaran, sumber daya tenaga pendidikan dan lain-lain selalu menjadi problemati global kita diseluruh Nusantara. Kata Sinaga.

Kajian dan problematika umumnya di Nusantara telah cukup kita simak dalam uraian diatas,

Lantas? Dimana dan Bagaimanakah arah kajian khususnya di Gorontalo Utara terkait hal ini?

Maka Kepala Dinas Pendidikan, dalam giat ini menghadirkan pemateri yang berkompoten dengan beragam keilmuan dan cara pandang keahlian masing-masing untuk menjawab tantangan global dan pemilihan metode kali ini diantaranya adalah:





Dan untuk Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara Irwan A. Usman,M.Pd lebih  pada paparan;

"Evaluasi Kebijakan Merdeka Belajar dalam 

Implementasi Pendidikan Ceria"

Dengan titik focus Peserta mengikuti secara hybrid , ada yang mengikuti secara langsung ditempat pelaksanaan giat giat atau ofline, ada juga yg secara online dengan  menggunakan aplikasi zoom meeting dari nsur dinas pendidikan, pengawas, kepala sekolah SD dan SMP  se-Gorontalo Utara.

Manfaat penyampaian materi ini sangatlah penting untuk kemajuan pendidikan khususnya di Gorontalo Utara, hal ini dapat pula dijadikan pijakan oleh pendidik dan tenaga kependidikan serta dibalut dengan penyampaian akhir materi sehubungan dengan evalusi kebijakan merdeka belajar dalam implementasi Pendidikan Ceria oleh Kadisdik Irwan Usman.

Kadisdik Irwan menyampaikan bahwa inti dan harapan dari eksekusi giat kali ini adalah  selain sebagai indikator wajib bagi kami selaku mahasiswa program Doktor, juga hal ini dapat menjembatani inovasi Dinas Pendidikan ditahun 2023 kedepanya.

Mengapa,?

karena ditahun 2022, Dinas Pendidikan baru tercatat meng-Goldkan satu Inovasi “SIPENAS” Sistem Perekrutan dan Penggajian Guru Non-ASN” dari empat Inovasi Gorontalo Utara yang tercatat di Nasional.

Sambung Irwan A. Usman; “Olehnya Kedepanya Disdik akan mengenjot inovasi sebubungan dengan kolaborasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Kurikulum Merdeka Belajar dan Kebijakan Daerah Gorontalo Utara tentang Sekolah Ceria dan Klinik Ceria yang nanti kita akan wujud implementasikan di satuan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar dan menegah se-Gorontalo Utara.

Langkah-langkah inilah yang menjadi tolak ukur penulis dalam menentukan judul ulasan kita kali ini,

Semoga bermanfaat..!


Dukungan Sumber; 

https://elearning.menlhk.go.id/pluginfile.php/845/mod_resource/content/1/pengertian_kebijakan.html#:~:text=Kebijakan%20adalah%20rangkaian%20konsep%20dan,berbeda%20dengan%20peraturan%20dan%20hukum.

https://digitallibrary.ump.ac.id/246/4/1.%20FILSAFAT%20PENDIDIKAN%20ISLAM%20MULTIDISIPLINER.pdf

https://www.gatra.com/news-560126-kolom-masalah-dan-solusi--pendidikan-di-era-globalisasi.html

Dokumentasi; Giat Seminar di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Kamis 29 Desember 2022

Penulis : Uhar Muksin M.Pd