Kwandang, Gorontalo Utara — Tiga sekolah yang tergabung dalam Gugus Belajar, yakni SDN 8 Kwandang, SDN 18 Anggrek, dan SDN 9 Monano, berkolaborasi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik Tahun 2026 ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran, khususnya dalam pengembangan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara. Dalam arahannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru serta pemanfaatan program sekolah secara tepat dan terarah agar memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta didik.
Kegiatan menghadirkan tim dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Gorontalo sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai konsep, strategi, dan praktik pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Literasi dan numerasi menjadi kompetensi penting dalam proses pembelajaran. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, sementara numerasi juga tidak sebatas kemampuan berhitung. Keduanya berkaitan dengan kemampuan peserta didik memahami dan mengolah informasi, menggunakan data, berpikir logis, memecahkan masalah, serta menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.
Melalui Bimtek ini, para guru didorong untuk merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, aktif, dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Penguatan literasi dan numerasi juga diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran sehingga menjadi bagian dari proses pembelajaran secara menyeluruh.
Selain menerima materi dari narasumber, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para pendidik dari ketiga sekolah. Peserta dapat berdiskusi, berbagi praktik baik, mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pembelajaran, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Kolaborasi SDN 8 Kwandang, SDN 18 Anggrek, dan SDN 9 Monano melalui Gugus Belajar juga diharapkan semakin memperkuat budaya berbagi antarsatuan pendidikan. Pengalaman, inovasi, dan praktik baik yang berkembang di masing-masing sekolah dapat dipertukarkan dan dikembangkan bersama untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik melalui kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan Bimtek. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta perlu diterjemahkan menjadi praktik nyata dalam pembelajaran dan program sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.
Bimbingan Teknis Penguatan Literasi dan Numerasi ini sekaligus menjadi momentum bagi ketiga sekolah untuk terus meningkatkan profesionalisme pendidik dan memperkuat tata kelola satuan pendidikan. Dengan semangat belajar bersama dan perbaikan berkelanjutan, Gugus Belajar diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin bermutu, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Komentar